Alumni MEC Pakar SEO dan Marketing Online

Success Story Alumni – Dunia pasti berputar, nasib pun pasti berputar, tidak selamnya mereka yang sudah kaya akan kaya selamanya dan mereka yang kurang pasti akan ada masanya menjadi orang kaya dengan segala potensi yang dimilikinya.

Tak jarang banyak dari kalangan kita yang sukses dengan background tamatan SMA bahkan ada pula yang sukses dengan background pendidikan tidak tamat SD.

Semua akan terjadi jika dari pribadi orang mampu mencari peluang yang kemungkinan bisa di raih. Termasuk juga dengan Alumni Mandiri Entrepreneur Center yang sekarang sukses dengan digital marketing yang sekarang sedang marak.

Perjalan yang di lalui oleh Alumni satu ini memang menyayat hati, dengan godaan – godaan yang di terimanya serta perjuangan jauh dari keluarga harus dilalui. Siapa sih Alumni yang satu ini ? Berikut ini pembahasan mengenai Succes Story Alumni Mandiri Entrepreneur Center.

Mengenal Lebih Dekat Dengan Alumni Sukses

success story alumni mec

Namanya Muhammad Lutfi Aji Arya Putra atau yang lebih dikenal dengan panggilan Arya pemuda tangguh dari kota Balikpapan.

Tidak ada yang spesial dalam kehidupanya, ” Saya adalah seorang gamers yang keseharianya hanya menghabiskan waktu di Warnet “. Ungkap Arya saat ditanya. Namun semuanya berubah saat sang ayah yang notabene sebagai tulang punggung keluarga harus di panggil oleh Allah SWT.

Tepat pada 22 Mei 2012 ayah atau sapaan akrab Arya adalah papa harus meninggalkan keluarganya denga Arya yang masih keas 3 SMP termasuk adik Arya yang masih kecil.

Kepergian papanya membuat Arya meninggalkan kebiasaan nya bermain game online dan setelah itu Arya sering mengikuti kegiatan Organisasi. Dengan kebiasaan mengikuti organisasi membuat arya semakin banyak berkomunikasi dengan banyak orang.

Selain hanya mengikuti Organisasi, saat menginjak pendidikan SMA Arya berhasil menjadi Ketua Osis,  Ketua Dewan Ambalan Pramuka, Kepala Bidang Agama Forum Anak Balikpapan, Ketua Panitia Event Olahraga Se-Kaltim “Smada Competition 2014”.

Dengan banyaknya pengalaman Nya di bidang organisasi membuat Arya semakin aktif berkomunikasi denga banyak orang, yang mana tadinya hanya menghabiskan waktu dengan komputer sekarang sudah beralih kebiasaan yaitu berinteraksi dengan banyak orang.

Baca Juga : Succes Story Alumi Desain Grafis

Menjadi Bagian Mandiri Entrepreneur Center

success story alumni mec

Seperti siswa – siswa pada umumnya yang ingin melanjutkan study setelah pendidikan di SMA. Tak terkecuali dengan Arya.

Arya sendiri berkeinginan untuk melanjutkan Kuliah di Universitas Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Jurusan Teknik Fisika. Namun belum menjadi rejekinya dan ketika seleksi tidak pernah lolos. Namun keinginan untuk kuliah sangat kuat dari Arya dan dia kemballi mendaftar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Alhamdulillah Keterima.

Namun pikiran anak dengan mama nya tidak sama, selain arya sudah membayar administrasi arya pun sudah dinyatakan lulus di UMY namun sang bunda tidak merestui sang buah hati untuk pergi ke Yogyakarta dan lebih berkeinginan untuk melanjutkan study di Mandiri Entrepreneur Center.

Sesuai dengan pepatah islam “Ridho Allah atas ridho orang tua ” akhirnya Arya pun mengikuti keinginan mamanya untuk melanjutkan pendidikan di Mandiri Entrepreneur Center.

Tepat pada Agustus 2015 Arya menginjakan kaki di Surabaya lebih tepatnya di Mandiri Entrepreneur Center yang mana Arya berhasil di terima di Prodi Teknik Komputer dan Jaringa ( TKJ ).

Awal masuk prodi TKJ arya sempat bingung, yah karena awalnya dia dari SMA dan tidak pernah bersentuhan dengan dunia jaringan dan komputer kacuali game online. Namun, keyakinan Arya yang menadikan dia seperti ini sejarang.

” Arya itu termasuk orang yang pandai, walaupun tidak mempunyai background TKJ atau komputer namun dia bisa mengikuti pelajaran dan nilainya pun tidak termasuk jelek ” Ungkap Dosen TKJ.

Kekuatan Tekat Sukses

Pendidikan 8 Bulan tidak terasa lama dengan berjalan begitu cepat dan akhirnya sampailah pada puncak kelulusan dan harus mandiri dengan mencari uang pribadi.

Hati Arya yang sudah mantap menjadi karyawan membuat arya bertekad membuka usaha dan tepat pada April 2016 Arya berkolaborasis dengan teman – teman senagkatanya membuka usaha warung bakso di sidoarjo yang notabene kota besar di Jawa Timur.

Namun karena persiapan yang kurang serta hanya bermodalkan tekad usaha yang dijalani ini berakhir menyedihkan dan harus di tutup karena kerugian.

Namun, tidak membuat arya patah semangat, dia kembali kesurabaya dengan kembali bertekad menjadi pengusaha.

Yah kehidupan keseharianya tidak ada kata mewah, dia yang harus tidur di masjid dan menjadi marbot di salah satu masjid di dekat kampus kemandirian.

Sudah jauh – jauh dari balikpapan masak tidak jadi apa – apa ” keyakinan itupun yang membuat Arya bangkit kembali dan bertekad untuk menjadi pengusaha.

Saat mendekati bulan Ramadhan arya bertekad untuk mencari barang yang sekiranya laku untuk dijual dan benar yang ada di pikiranya adalah madu. Awalnya ia kulakan 30 botol dan luar biasa dengan semangatnya dalam waktu seminggu ia berhasil meraup omset 1,5 Juta.

Selain madu dibulan puasa ia kembali mencari produk lain yaitu Kurma, dan benar ia kulakan di pasar ampel  10 Kg kemudian di bungkus dengan menggunakan mika.

Kurma kulakanya tidak dijual sendiri melainkan dititipkan kepada para pedagang yang jualan makanan di pinggir jalan.

Dari 10 kg kurma, aku mendapatkan keuntungan 500 – 700 ribu selama 2 minggu. Memang sudah mempunyai tekad yang kuat makanya terbentuk pola pikir menjadi pengusahanya.

Belum puas dengan penghasilan yang hanya di angka ratusan sampai 1 jutaan arya kembali mencari peluang lain dan benar ia menemukan jati dirinya menjadi pengusaha.

Berawal dari info pondok pesantren yang mempunyai pembelajaran marketing online ia pun mendaftar dan benar keterima.

” Alhamdulillah setelah dari sana saya mengelola website 1 dengan omset 50 Jutaan perbulan, Coba dulu saya bersikukuh ke UMY dan tidak mendengarkan kata mama pastinya saya tidak akan menjadi seperti sekarang ini ” Kata arya saat di tanya.

” MEC Merubah pola pikirku, dulu belum ada keinginan menjadi pengusaha, namun di MEC saya di cekokin untuk menjadi pengusaha, makanya saya bersikeras untuk menjadi pengusaha “

Hidup harus diusahakan, Hidup harus di seriuasi, apa yang kita inginkan pastinya akan kita dapatkan, namun dengan garis bawah harus benar berusaha dan serius.

Baca Artikel lain di : https://diklatkemandirian.id/

Tinggalkan komentar