Perubahan Besar itu Berawal dari MEC

Perubahan Besar dari MEC – Taufiq Romadhon, alumni MEC angkatan 5 asal Magetan salah satu alumni yang berhasil meniti karir. Menurutnya MEC lah yang telah merubah semuanya.

Meski dari desa, tidak menyurutkan niatnya berubah dan berdaya. Meski ayahnya tiada akibat penyakit komplikasi, tidak membuatnya berhenti bermimpi.

Itulah ibroh yang bisa di ambil dari sosok yang satu ini. Taufik Romadhon lahir di Magetan, 30 Maret 1992. Pemuda desa Kauman, Magetan.

Anak pertama dengan adik perempuannya. Ayahnya meninggal saat SD kelas 4. Lulus SMK dapat informasi dari pamannya yang kerja di Departemen Agama Islam Kota Magetan. Waktu itu ada brosur MEC. Dia ditawari ikut.

Dia memutuskan ikut tes beasiswa MEC. Dikarenakan tidak punya biaya melanjutkan kuliah. Mengingat ibunya yang bekerja sendirian.

Tes MEC di kantor cabang Yatim Mandiri Madiun. Setelah beberapa hari dia mendapat info hasil tes. Alhamdulillah lolos di terima MEC.

Perubahan Besar dari MEC

Sangat bersyukur. Maha Besar Allah yang telah memberikannya jalan. Melanjutkan pendidikan lebih tinggi di Kampus Kemandirian MEC Yatim Mandiri. Program jurusan kuliner.

Selama menempuh pendidikan di MEC mendapat bimbingan dari Ustadz dan Ustadzah dengan sabar. Banyak sekali pelajaran berharga.

Proses pendidikan di MEC harus berasrama. Kehidupan asrama membangun dirinya lebih disiplin dan peduli. Pemahaman agama dan ibadahnya meningkat.

Untuk akademik khusus program kuliner kerjasama dengan SHS (Surabaya Hotel School). Pelajaran yang didapat menjadikannya memiliki skill kuliner mumpuni.

Membangun jiwa-jiwa mandiri dia dapat dari pembelajaran entrepreneur. Pengalaman bersinggungan dengan masyarakat sekitar menjadikan pribadi penuh syukur. Menjalani hidup dengan rasa keimanan terhadap Allah. Berjiwa mandiri bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Setelah lulus dari MEC, alhamdulillah dia diterima kerja di PT. Mitra Yatim Mandiri sebagai juru masak. Mulai di depot kambing resto dan catering ICMBS Sarirogo Sidoarjo.

Dijalani selama 5 tahun. Kemudian memutuskan pulang ke Magetan. Karena Kakek yang merawat dari kecil sedang sakit.

Perubahan Besar dari MEC

Di kampung halaman mencoba bekerja mandiri. Berbekal keahlian masak dagang cilok dan makanan. Sambil ngojek online pribadi sebelum ada ojol.

Waktu Kakeknya sembuh ada tawaran kerja dari saudara di PT. Virama Karya bagian admin. Waktu itu sedang mengerjakan jalan tol Solo Ngawi. Tantangan baru.

Untungnya bekal rasa percaya diri dan berani mencoba saat di MEC sangat membantu kerja. Meski di bidang baru, mampu adaptasi dan berjalan lancar. Selama 3 tahun di jalani hingga proyek selesai.

Karena kerjanya bagus dipercaya lagi pindah pekerjaan sebagai pengawas di tol Pasuruan Probolinggo selama 1,5 tahun. Sekarang pengawas pembangunan gedung pengganti Diklat UPT. Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur di Malang.

Perubahan Besar dari MEC

“Terimakasih yang sebesar-besarnya dari lubuk hati yang paling dalam untuk semua Pembimbing Ustadz dan Ustadzah MEC Yayasan Yatim Mandiri. Atas semua kebaikan dan ketulusan hati dalam berjuang untuk kesejahteraan anak-anak yatim dhuafa. Semoga Ridha Allah selalu menyertai kita amin-amin YRA,” ucapnya.

Tinggalkan komentar