Pengalaman Pribadi Muhammad Alfin Fazri Irchamsyah di MEC

Muhammad Alfin Fazri Irchamsyah

Kata Mereka – Assalamu’alaikum semua, senang sekali ini kali ini saya berkesempatan memperkenalkan diri saya kepada orang-orang hebat seperti anda semua. Perkenalkan nama saya Muhammad Alfin Fazri Irchamsyah saya berasal dari Lumajang.

Sebagai manusia tentunya pribadi kita punya sebuah pengalaman entah itu pengalaman yang menyenangkan ataupun pengalaman yang membahagiakan. Disini saya akan menceritakan pengalaman pribadi saya yang mulai tidak mengenal Mec sampai saya mengenali kampus ini dan mencintai kampus ini.

Sebelum Mengenal MEC

Saya salah satu peserta didik Angkatan 16 ini, yang mana sebelum ikut bergabung menjadi peserta didik sempat menjadi atlet pencak silat kabupaten yang akan mewakili Porprov Jatim yang dilaksanakan di Lumajang pada bulan Juni 2022.

Saya mengenali Kampus Mandiri Enterpreneur Center ini dari salah satu karyawan Yatim Mandiri, dikenalkan kampus ini ketika saya menjenguk adek di salah satu pondok pesantren di Lumajang.

Pada saat itu saya masih bingung untuk memilih kuliah atau meneruskan menjadi seorang atlet pencak silat, Alhamdulillah setelah meminta petunjuk kepada sang pencipta saya memilih untuk mendaftar di kampus Mec karena saya berpikiran saya anak pertama yang harus bisa mengangkat derajat orang tua agar lebih baik lagi dari pada yang sekarang.

Setelah lama mendaftar tibalah waktu seleksi tes yang dilaksanakan di desa Badean, Jember disitu saya diantar oleh Pak Adhim yang merupakan salah satu kepala progam pendidikan di YM cabang Lumajang dan disitu kami bertemu dengan peserta didik yang tes seleksi juga yang berasal dari Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso.

Singkat cerita tibalah waktu pengumuman tes seleksi masuk kampus, Alhamdulillah saya lolos dan keterima untuk masuk prodi Digital Preneur Jakarta tetapi semua itu dipindah karena adanya Covid-19 saya ditempatkan di Jurusan Teknologi Informasi Surabaya, menurut saya juga bersyukur juga karena juga gak terlalu jauh dari lumajang.

Mandiri Enterpreneur Center

Mandiri Entrepreneur Center

Mungkin banyak dari kalian yang tidak mengetahui Mandiri Entrepreneur Center (MEC). MEC adalah lembaga pendidikan setara D-1 yang merupakan program pendidikan dari Yatim Mandiri. Disini mahasiswanya berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Di MEC saya mempunyai banyak pengalaman berkesan dan teman teman yang dari berbagai daerah di Indonesia. Saya belajar tentang solidaritas, kebersamaan dari awalnya yang tidak kenal satu sama lain.Berikut saya curahkan pengalaman saya di kampus kemandirian MEC tercinta ini.

1. Pertama kali Masuk di MEC

Pada saat pertama kali menginjakkan kaki di Mec pada saat itu pukul 15:00 Hari Minggu 26 September 2021.

Pada saat itu saya menuju ke kampus dan disitu saya berdiri di depan suatu banner dan saya difoto untuk kedatangan pesdik selepas difoto saya menuju suatu meja dan disitu saya di check in dan menyerahkan nota transportasi dari rumah sampai kampus dan uangnya dikembalikan, dan tidak lupa juga menyerahkan fotokopi ijazah, kartu keluarga, surat persetujuan.

Setelah Check in saya di antarkan ke ruang karantina disitu saya bertemu dengan teman yang juga di karantina saya bertemu Fathqi yang dari Klaten, Wafiq dari Banyuwangi, Fikri dan Sukma dari Cirebon kami bermalam disitu.

Keesokan harinya pada hari Senin kami bersama temen temen yang ada karantina diantarkan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan rapid test, selesainya rapid test hasil yang menunjukkan kita negatif kami malamnya di antar keasrama yang saya tempati pertama, kamar ustman bin affan dan disana juga bertemu teman baru yang terdiri dari 8 anggota kamar dan didampingi mentor yaitu mas tarmizi.

2. Akademik

Pengalaman Pribadi

Pada hari Selasa tanggal 28 September 2021 saya pertama kali masuk kelas dan disitu saya bertemu dengan tiga dosen yaitu pak arif, pak toha dan ustadz muhaimin, yang mana ketiga dosen tersebut mengajar materi yang berbeda.

Dosen yang pertama ini adalah pak arif yang terkenal dengan pelajarannya dengan sistem penjualannya saya sama pak arif ini belajar gimana caranya nyari produk, nyari supplier dan yang terakhir closing pada pelajarannya pak arif ini diajarin bikin website dan berjualan di website dan sosmed,

Kemudian Dosen yang kedua ini adalah pak toha, dalam materi pak toha diajarin gimana install windows intinya sejenis pelajarannya TKJ, dan Dosen yang terakhir yaitu ustadz muhaimin, materi yang diberikan ustadz ini yaitu diajari membuat SEO atau artikel dan dikembangkan sehingga anda menjadi blogger dan untuk awal materi kita disuruh buat blogspot sendiri dan mengisi artikel disini.

Dalam Semester 1 ini saya banyak belajar disini yang awal saya cuman basic TKJ dan mengerti tentang jaringan disini saya di ajari tentang berjualan di Online yang biasa disebut dengan Jurusan Digital Preneur .

Pada saat Semester 2 saya bertemu dosen baru yaitu pak agung, sama pak agung sendiri saya di ajari bikin Facebook baru sama Instagram bisnis baru yang akan mau di iklankan melalui FB Ads.

Di dalam dunia kerja saat ini, saya baru tahu ternyata materi yang diberikan yaitu materi yang sekarang dicari cari karena pada saat sekarang banyak dari perusahaan atau took-toko membutuhkan karyawan yang mempunyai basic Digital Marketing karena sekarang udah tidak jamannya untuk menyebar brosur secara offline.

3. Asrama

Asrama

Di Asrama saya diajarkan gimana membaca Al – Qur’an yang baik dan benar yang diberikan buku tilawati remaja.

Dalam lingkup asrama juga kita ada materinya tentang fiqih muamalah, fiqih ibadah, akhlak dan lain sebagainya yang dilaksanakan setelah usai sholat isya yang disebut diniyah.

Kemudian banyak banget yang diberikan dalam asrama ini kita banyak belajar tentang menjadi khotib dan bilal dan tak luput dengan hafalan juz 30.

4. Kegiatan Outbound

Outbond Mandiri Entrepreneur Center

Sebelum perpulangan semester 1 kampus mengadakan Outbound yang dilakukan di kaki gunung penanggungan di desa trawas mojokerto disini kami diajarkan kekompakan antar tim, dan membangun jiwa leadership dari kegiatan yang dipandu oleh sina sinu Indonesia.

Dari kegiatan yang paling saya suka yaitu kegitan di hari kedua dan ketiga, dihari kedua ini mengeluarkan banyak tenaga, kita serasa berjelajah medan naik turun perbukitan yang mencari sebuah pos dan melakukan tantangan dari setiap pos tersebut.

Dihari ketiga semua peserta diajak mendaki gunung penanggungan untuk menuju candi yang berada di tengah tengah gunung penanggungan. Dengan bermodalkan petunjuk dari sina sinu tim saya kelompok 1 berangkat terlebih dahulu dan sampai lokasi candi duluan.

Pengalaman outbound ini yang menurut saya sangat berkesan dari yang hujan hujanan tenda kebanjiran pakaian basah semua karena banjir dan tak lupa yaitu acara ini menguras tenaga semua peserta outbound.

5. Enterpreneur

Kegiatan Entrepreneur

Pada tahap awal kita diajarin gimana kita berusaha, awalnya emang dari hal terkecil untuk berwirausaha yaitu menjualkan produknya orang untuk dijualkan ditempat keramaian, perumahan dan lainnya.

Tetapi semakin berkembangnya waktu saya mempunyai  pasar sendiri saya berjalan ke Surabaya bagian utara dan disana Alhamdulillah saya memiliki pelanggan tersendiri kira kira penghasilan saya ketika berjualan krupuk secara offline omset saya diwaktu Entrepreneur sekitar Rp 120.000.

Kemudian diwaktu semester 2 saya berusaha dan fokus untuk Optimasi jualan saya yaitu berjualan Songkok, Tandon air plastik, Jasa Maintenance Cctv, Tandon Cor, Buis beton dan Gorong gorong.

Alhamdulillah setelah mengoptimasi penjualan saya di Tokopedia, Facebook Marketplace dan lain sebagainya ada beberapa yang mau membeli produk gorong gorong saya dengan jumlah yang banyak dan Alhamdulillah saya memiliki tabungan tersendiri dan bisa kirim uang ke ibu saya serta memiliki tabungan untuk persiapan magang.

Berkat Dosen pengajar saya Pak Arif dan mentor pembimbing saya kak Najibullah yang telah memberi saya materi tentang digital marketing yang membuat saya memahami dunia bisnis digital melalui website, fb marketplace, Ig business dan lain sebagainya.

Terimakasih MEC

Nah itulah cerita pengalaman pribadi selama saya berproses di MEC. Banyak ilmu yang saya dapatkan disana. Terlebih lagi suasana asrama pada waktu sholat tahajjud pasti akan membuat saya rindu suatu saat nanti.

Saya Muhammad Alfin Fazri Irchamsyah, mengucapkan banyak terima kasih kepada ustadz-ustadzah dan para mentor yang telah membimbing saya. Semoga saya bisa terus mengamalkan ilmu-ilmu yang saya dapat di MEC sehingga bisa bermanfaat untuk sesama. Sekian! Wassalamu’alaikum WR WB.