MEC Menguatkan Mental Mandiri, PD, Berani, Serta Tekad

Mas Siti Saudah, Alumni MEC Angkatan 2 Asal Surabaya

Hidup bukan tentang apa yang kita inginkan. Tetapi bagaimana sikap kita menghadapi fakta dalam mewujudkan keinginan. Wajar kita punya keinginan di masa depan. Tetapi faktanya tidak gampang. Ingin sebagaimana teman-teman yang lain. Faktanya harus bantu keluarga. Jualan di warung.
.
Pengalaman itu yang membekas pada sosok Siti Saudah. Lulus SMA ikut SPMB dan lolos di salah satu Universitas Malang. Namun ibunya keberatan. Terkendala biaya. Adik-adiknya butuh biaya pendidikan. Fakta yang harus di terima.
.
Akhirnya mendapat info MEC dari pamannya. Ikut tes dan lolos. Motivasinya ya ingin lebih mandiri. Selama di asrama dia mendapat gemblengan tentang entrepreneur. Jualan keliling dan mempromosikan program-program Yatim Mandiri. Bisa lebih belajar kerasnya hidup.

mec menguatkan mental mandiri
.
Belajar tentang istiqomah dan kesungguhan. Dua hal utama kunci sukses. Lulus dari MEC kembali ngajar di LPI Surabaya tepatnya di TK, TPQ & Ponpes An Najiyah Surabaya. Magang kerja Aqiqah bagian Admin Keuangan. Hanya 3 bulan.
.
Lanjut ke Pesantren Al Qur’an Nurul Falah (Tilawati Pusat) Surabaya dari tahun 2009 – 2015 sebagai staff Diklat dan Pengembangan Metode Tilawati. Selama kerja juga jadi mentor asrama. Sebab dia di tunjuk jadi instruktur Tilawati. Dari angkatan 3 sampai angkatan 8 di MEC. Makin terasah untuk memahami karakter banyak orang. Hingga di tahun 2015 memutuskan untuk menikah dan pindah ke Blora.

Alhamdulillah di Blora banyak aktivitas yang dilakukan. Tetap punya karya antara lain sebagai:

1. Asisten Pribadi Kepala TEC (Tilawati Education Centre) Blora.
2. Penyuluh Agama Islam Kab. Blora.
3. Sekretaris BPD Ds Kodokan.
4. Guru LPI Fashichul Lisan Ds Kodokan.
5. Trainer Metode Tilawati Kab. Blora.

“MEC menguatkan mental saya. Mental mandiri, percaya diri, berani dan punya tekad mengejar cita-cita” terangnya.

mec menguatkan mental mandiri

Tinggalkan komentar