Jalan Keluar Dari Kesulitan Hidup

Keluar Dari Kesulitan Hidup – Setelah terusir dari ‘ kenikmatan ‘ di surga, Nabiyullah Adam mengalami ujian berat. Berpisah dengan Siti Hawa di tempat yang sangat asing. Menurut riwayat, Adam dibuang ke India, Hawa di Palestina.

Hal yang sama juga dialami Nabi Yunus AS. Tiga hari berada di perut ikan raksasa. Apalagi, semua armada kapal mengetahui setelah diundi namanya yang keluar sebagai penumpang yang harus dikorbankan di lautan.

Di dalam perut ikan, Nabi Yunus AS diliputi rasa berdosa. Beliau yang telah meninggalkan dakwah itu pun mengalami `kesulitan hidup’, berpisah dengan umat dan harus tertelan ikan besar.

Kesulitan akan selalu ada, termasuk manusia-manusia pilihan, yaitu nabi dan rasul. Bedanya, rasul dan nabi menyikapinya sebagai ibrah dan sarat pelajaran, sedangkan kita terkadang menambah jauh jarak kita dengan Allah, bahkan terkesan menyalahkan takdir-Nya.

Bagi nabi dan rasul, kesulitan hidup mengukuhkan kedudukan. Bagi kita, kesulitan hidup memperburuk keadaan, bahkan menjatuhkan kedudukan.

Kesulitan hidup ada yang datang karena ulah dari perbuatannya, tapi ada juga yang datang karena merupakan ujian dari Allah SWT.

Bisa jadi sebagai teguran untuk mengingatkan, tapi bisa sebaliknya sebagai azab dan kutukan. Semoga saja kesulitan hidup yang kita alami bukan sebagai kutukan.

Karena itu, jika ia adalah teguran untuk mengingatkan, inilah yang harus dilakukan supaya kesulitan hidup menjadi kenikmatan dan kebahagiaan hidup.

1. Tobat

Tobat sendiri merupakan bentuk penyesalan dengan apa yang sudah di lakukan dengan berjanji untuk tidak mengulangi lagi.

Ada beberapa taubat yang biasa di kenal namun untuk tingkatan tertinggi dalam tobat adalah taubatan nasuha yang mana tidak ingin dan menyesali dengan apa yang sudah dilakukan dan tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama lagi.

Tobat sungguh-sungguh dengan meminta maaf dan mengembalikan harta hasil kezalimannya seperti dalam Firman Allah di  (QS. Al-Furqan: 70).

2. Bertaqwa Kepada Allah

Bertakwa kepada Allah dengan menegakkan semua perintahNya, baik yang wajib maupun yang sunah dan secara bersamaan meninggalkan semua laranganNya, baik yang haram maupun yang makruh ataupun syubhat (QS. At- Thalaq: 2-3).

Sebagai seorang muslim bertaqwa sendiri merupakan tujuan hidup bagi muslim karena memang sudah menjadi kewajiban untuk selalu mematuhi ajaran serta menjauhi larangan Allah.

Ketaqwaan sendiri muncul sebagai wujud rasa takut kepada Allah satu satunya Dzat yang memang pantas untuk di takuti.

3. Perbanyak Istighfar

Jalan Keluar Dari Kesulitan Hidup

Perbanyak istigfar agar menemukan jalan keluar, mendapatkan batin, dan beberapa manfaat lainya dari Istighfar.

Allah juga telah menjelaskan bagi siapa yang ingin mendapatkan ketenangan jiwa, harta halal, maka pertama kali yang harus dilakukan adalah memohon ampunan.

 “Rabbanaa zhalamnaa anfusana wa illam taghfirlanaa wa tarhamna lana kuunanna minal khasirin”, “Wahai Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami, jika tidak Engkau ampuni sungguh kami tergolong orang-orang yang merugi”.

Begitu juga, Nabi Yunus dengan doa dan istghfarnya, “Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazh zhaalimin”, “Tiada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim”.

4. Sedekah

Salah satu yang bisa mebawa kita keluar dari masalah hidup adalah dengan bersedekah. Ada banyak cara dan benda yang bisa dibuat untuk sedekah, uang, tenaga, dan lainya.

Bagi siapa yang bisa menjalankan amalan sunah ini tentunya akan merasa bahagia, disamping bisa membantu sesama juga mendapat pahala.

Selain itu manfaat dari bersedekah adalah bisa menolak bala. Bila sakit, sedang kesulitan dari masalah maka sedekah adalah jalan keluar yang bisa kamu lakukan.

5. Menolong Sesama Manusia

Jalan Keluar Dari Kesulitan Hidup

Menolong sesama manusia merupakan salah satu budaya dari orang islam. Hal tersebut juga di perintahkan oleh Allah yang ada di dalam dalil Al – Qur’an.

Sama sepereti halnya sedekah, menolong sesama juga bisa membuat kita keluar dari kesulitan, baik kesulitan dalam harta atau kesulitan lainya.

Hal tersebut di karenakan memang pada dasarnya apa yang di tanam maka itu yang akan di panen. Maka tidak salah jika saling menolong sesama selain karena manusia merupakan makhluk sosial juga bisa membantu menjadi jalan keluar disaat sedang terjadi kesulitan.

6. Selalu Berdoa

Jalan Keluar Dari Kesulitan Hidup

Selalu berdoa (QS. Al-A’raf: 180). Sebagai makluk hidup tentunya kita harus menyandarkan semua kepada sang khaliq, sang Pemberi hidup, Pemberi Rezeki.

Tak terkecuali saat kita sedang di uji dengan kesulitan dalam hidup. Selain berusaha dan tetap teguh dengan apa yang dikerjakan harus di seimbangkan pula dengan doa.

Hidup manusia tidak akan lepas dari Doa, tanpa doa kerjaan, usaha yang dijalankan akan hambar dan doa tanpa usaha juga akan sama saja.

7. Istiqomah Tahajud

Jangan tinggalkan tahajud (QS. Al-Isra: 79).

Tahajud merupakan sholat yang dilakukan setelah bangun tidur atau saat jam tengah malam . saat yang lain tidur.

Mengerjakan rutin sholat ini sangat bagus, karena pada malam hari melaksanakan sholat tahajud pahala yang diberikan Allah kepada manusia berlimpah dan doa yang di inginkan akan mudah terijabah.

Maka dari itu jika sedang merasa dalam kesulitan, jangan tinggalkan tahajud, karena Allah akan memberikan jalan keluar kepadamu.

8. Selalu Dalam Keadaan Berzikir

Senantiasa dalam keadaan berzikir, baik di hati, pikiran, lisan, ataupun perbuatan (QS. AlAhzab: 41-44).

9. Tawakal

kesembilan, tawakal atau berserah diri sepenuhnya kepada Allah setelah segala-galanya sudah dilakukan (QS. At-Thalaq: 4).

Nah demikian tadi beberapa pembahasan mengenai keluar dari kesulitan hidup yang bisa dilakukan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar