Jiwa Jiwa Entrepreneur di MEC Mempengaruhi Keputusan Saya

Jiwa Entrepreneur dan Keputusanku – Namanya Moh. Maskur Azid, Alumni MEC Angkatan 4 Asal Gresik. Tahun 2009 saat itu dia masih kelas 3 SMK.

Rezeki datang kepadanya ketika dia mempunyai  tetangga yang merupakan salah satu donatur Yatim Mandiri kasih informasi tentang kuliah D1 Gratis.

Tanpa biaya dan berasrama. Waktu itu pinginnya ya kuliah di PTN. Ikut tes tidak lolos. Belum rezekinya.

Atas informasi tetangganya dia ikut tes MEC. Alhamdulillah di terima. Program studi yang diambil Teknisi Komputer.

Tahun 2009-2010 masuk angkatan empat. Itulah cerita singkat Moh. Maskur Azid, SE. Pemuda Gresik yang lahir 04 Nov 1990.

Jiwa entrepreneur dan keputusanku

Bagaimana dia bisa ke MEC. Sangat bersyukur. Mungkin ini jalan hidupnya. Bisa kuliah dan bekerja di Surabaya.Makin bersyukur ketika di asrama MEC Jambangan, bertemu dengan sahabat-sahabat dari penjuru wilayah Indonesia. Saat di MEC dia ada kendala.

Maklum belum pernah merasakan hidup berasrama. Anak rumahan dengan aturan tidak begitu ketat.

Harus bangun pagi. Belajar akademik dari pagi sampai sore setiap hari. Bahkan malam pun masih ada kegiatan diniyah.

Terasa berat di awal-awal. Seiring waktu berjalan jadi terbiasa. Bahkan jadi sebuah habit yang membentuk karakter.

Kehidupan baru di asrama membuatnya mandiri. Melakukan aktifitas bersih-bersih sendiri. Makan menyiapkan sendiri.

Beribadah harus tepat waktu. Demikian juga dengan belajar. Setiap aktifitas harus on time. Banyak hal yang dia peroleh semasa belajar di MEC.

Bisa lebih paham media elektronik. Baik yang berhubungan dengan perangkat lunak maupun perangkat keras.

Pelajaran di MEC bukan hanya akademik saja. Ada pelajaran entrepreneur/wirausaha. Aktifitas-aktifitas kewirausahaan dipupuk sejak dini. Baik berupa kegiatan perniagaan/dagang maupun seminar. Guna mengembangkan kemampuan wirausaha.

Jiwa entrepreneur dan keputusanku

Waktu lulus dari MEC langsung bekerja di salah satu usaha milik dosennya. Meski tidak lama punya pengalaman kerja. Pindah kerja di perusahaan komputer Vopose sebagai Teknisi. Pindah lagi ke PT. Sinergi Mahesa Perkasa.

Dari kerja dia bisa nabung lanjutkan kuliah S1 jurusan Ekonomi Management di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.

Tahun 2014 lulus sebagai wisudawan terbaik. Sempat jadi Konsultan Engginering hingga tahun 2017.

Di Tahun itu juga dia memutuskan untuk berwirausaha. Berdagang retail, elektronik dan service elektronik. Baik offline maupun online. Sampai sekarang.

Tidak ada yang tidak mungkin jika semua di lakukan dengan penuh keyakinan dan menyerahkan semuanya kepada Allah sang pemberi rezeki.

Tinggalkan komentar