Frequently Asked Question (FAQ)

1. Apa itu Program Diklat 1 Tahun MEC?

Program Pendidikan Profesional Satu Tahun yang ditujukan bagi anak muda yang ingin belajar menjadi pengusaha dan/atau karyawan professional, di bawah bimbingan langsung para mentor dan praktisi bisnis yang berpengalaman.

2. Siapa saja yang bisa mengikuti program ini?

Program MEC disediakan untuk memfasilitasi kemandirian Yatim dan Yatim Piatu minimal lulusan SMA/ SMK/ PAKET C atau sederajat, maksimal usia 21 Tahun,  dan memiliki motivasi tinggi dan siap ditempa untuk jadi pengusaha/professional.

3. Apa saja yang diajarkan?

Kami memberikan materi-materi yang bersifat praktis dan aplikatif, dengan komposisi 30% teori dan 70% praktek, di mana dalam satu mata kuliah, Peserta Didik tidak hanya mendapatkan materi berupa teori, namun selalu ada penugasan yang merupakan praktek dari materi. Kami juga menggunakan sistem pengajaran berbasis experiental learning yang menekankan kepada aktivitas (penerapan dalam kegiatan).

4. Bagaimana Sistem Pengajarannya?

Sistem belajar menggunakan metode Problem Based Learning (pembelajaran berbasis masalah yang dekat dengan dunia kerja) dan Project Based Learning (pembelajaran berbasis pembuatan karya nyata dari setiap kemampuan yang dilatihkan). Selain itu, ada juga Thematic Softskill Coaching (melatih soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja) dan CreativePreneur Coaching (melatih basic entrepreneur kreatif).

5. Kapan waktu perkuliahannya?

Program pendidikan MEC bersifat Blended learning, artinya program disusun selama 24 jam untuk optimasi potensi peserta didik. Mulai dari aktivitas perkuliahan, keasramaan, dan kewirausahaan.

6. Di mana alamat kampusnya?

MEC memiliki 3 kampus yaitu, Surabaya, Semarang dan Sragen. Dengan kampus utama Surabaya yang terletak di Jalan Raya Jambangan No. 70 Surabaya. Terletak kurang lebih 2 km ke utara Masjid Nasional al-Akbar Surabaya.

7. Angkutan Umum apa saja yang melewati Kampus MEC Surabaya?

– Bus : Turun Terminal Bungurasih lalu naik angkot hijau jurusan Bungurasih-Ketintang-Joyoboyo atau naik ojek.

– Kereta : Turun Stasiun Pasar Turi/ Stasiun Wonokromo / Lalu naik ojek menuju kampus MEC.

– Bandara: Bandara Juanda Surabaya lalu turun Terminal Bungurasih lalu naik angkot hijau jurusan Bungurasih-Ketintang-Joyoboyo atau naik ojek.

8. Berapa biaya Pendidikan di MEC?

Biaya pendidikan di MEC ditanggung seluruhnya oleh Laznas Yatim Mandiri, mulai dari biaya pendidikan, living cost dan Makan bagi peserta didik yang dinyatakan lulus seleksi MEC.

9. Apakah ada jaminan sukses membangun usaha setelah belajar di MEC?

Kesuksesan setiap orang ditentukan oleh dirinya masing-masing. Para mentor dan fasilitator hanya membantu percepatan prosesnya karena sharing & coaching yang diberikan tentu akan meminimalisir proses trial & error atau jatuh bangunnya seorang pebisnis pemula. Sepanjang peserta menegakkan disiplin diri dan menerapkan semua yang diajarkan oleh para mentor dan fasilitator, keberhasilannya membangun usaha tentu akan jauh lebih besar.

10. Apa saja tes yang dilakukan saat mendaftar menjadi Peserta Didik di Kampus MEC?

Untuk bisa menjadi Peserta Didik Kampus MEC harus melewati tahapan test administrasi dengan mendaftar dan lulus seleksi akademik, seleksi maupun wawancara.

11. Apakah ada Kelas Jarak Jauh atau Online?

Sementara ini kami belum membuka kelas Online ataupun kelas Jarak Jauh.

12. Apakah disediakan asrama untuk Peserta Didik yang berasal dari luar kota?

Seluruh peserta didik wajib tinggal di asrama dan mengikuti kegiatan kampus yang sudah dipersiapkan selama 24 jam.

13. Apakah mendapatkan Ijazah?

Iya, di akhir pendidikan akan mendapatkan ijazah dan sertifikat kompetensi (jika lulus uji kompetensi) yang merupakan modal penting untuk melamar kerja.

14. Apa gelar yang didapatkan seusai kuliah di sini?

Gelar kuliah vokasi setara D1 adalah Ahli Pratama (A.P)

Assalamu'alaikum